SMAN 1 Sape memberlakukan pola pendekatan, Profesional dan Keteladanan dalam meningkatkan karakter Peserta Didik
Pada masa awal kepemimpinan Kepala SMAN 1 Sape, Jon Hermansyah, H. Ab, S.Pd, M.Pd. sesuai pidato perdana beliau dalam Rapat dengan dewan guru dan TU di SMAN 1 Sape, diantaranya akan memberlakukan pola pendekatan profesional dan keteladanan.
Salah satu cara yang diterapkan dalam menjalin personal approaching atau pendekatan pribadi antara guru yang memiliki jadwal pada jam pertama dan peserta didik, diharuskan hadir lebih awal untuk menyambut siswa di pintu gerbang sekolah sebagai upaya membiasakan tradisi Senyum, Salam, Sapa.
Alhamdulillah, kini hari demi hari secara berangsur aura positif kehangatan dan keakraban dari program ini sudah mulai terjalin. Pak Guru berada di posisi sebelah kanan gerbang sekolah, berbaris menyambut peserta didik laki-laki yang menyalaminya dan Ibu Guru berada di posisi sebelah kiri gerbang sekolah menyambut peserta didik perempuan yang menyalaminya.
Tradisi Senyum, Salam, Sapa, secara teori memang sangat mudah diucapkan, tetapi untuk mengaplikasikan menjadi realitas di SMA Negeri 1 Sape menemui tantangan tersendiri di lapangan, karena kebiasaan ini seyogyanya dimulai dari lingkungan keluarga.
Namun Tradisi Senyum Salam dan Sapa perlahan dan pasti berangsur mengalami peningkatan dan kebiasaan ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan karakter peserta didik baik di kelas maupun di luar kelas. Hal ini dapat dilihat dari catatan Bimbingan Konseling (BK) dari tingkat pelanggaran tata tertib sekolah yang menurun,
Tradisi Senyum, Salam, Sapa, secara teori memang sangat mudah diucapkan, tetapi untuk mengaplikasikan menjadi realitas di SMA Negeri 1 Sape menemui tantangan tersendiri di lapangan, karena kebiasaan ini seyogyanya dimulai dari lingkungan keluarga.
Namun Tradisi Senyum Salam dan Sapa perlahan dan pasti berangsur mengalami peningkatan dan kebiasaan ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan karakter peserta didik baik di kelas maupun di luar kelas. Hal ini dapat dilihat dari catatan Bimbingan Konseling (BK) dari tingkat pelanggaran tata tertib sekolah yang menurun,


Komentar
Posting Komentar